Kerap Disalahgunakan, Jaksa Agung Akan Evaluasi TP4D

Jumat, 08 November 2019 | 15:57 WITA

Kerap Disalahgunakan, Jaksa Agung Akan Evaluasi TP4D

Jaksa Agung ST Burhanuddin bersama Wakil Ketua KPK Laode M Syarif

MCWNews.com - JAKARTA | Jaksa Agung ST Burhanuddin akan melakukan evaluasi Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan, dan Pembangunan (TP4), baik di pusat maupun daerah.

Ini lantaran TP4 yang bertujuan mencegah korupsi, justru kerap disalahgunakan oleh jaksa yang nakal.

Rencana evaluasi tersebut dilakukan setelah oknum jaksa pada TP4D tersandung kasus korupsi.

Dalam hal ini, KPK menetapkan jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta yang juga anggota Tim TP4D, Eka Safitra dan jaksa di Kejari Surakarta, Satriawan Sulaksono sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Tahun anggaran 2019.

"Seperti yang sudah saya sampaikan pada waktu RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan DPR bahwa, kami akan mengevaluasi TP4," kata Burhanuddin usai bertemu dengan pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

Burhanuddin akan membuat analisa terlebih dulu terkait dengan kerja TP4.

Selain itu para pakar juga akan diundang guna mengevaluasi kerja tim tersebut.

Hasil analisa itu lalu akan dirapatkan dengan jajarannya di Kejaksaan Agung.  

Setelah seluruh proses tersebut dilakukan, baru Burhanuddin mengambil keputusan.

Jika pada akhirnya tidak ada pembubaran, tetap akan ada pergantian bentuk TP4.

"Terkait dengan substansinya yang tidak jauh dan pola pengawasannya akan lebih kami tingkatkan," imbuh Burhanuddin.

Burhanuddin lalu meminta khalayak agar dirinya diberi waktu untuk mengevaluasi TP4.

Burhanuddin juga memerlukan dukungan dari semua pihak dalam membenahi institusinya.

Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin juga memastikan pihaknya akan meningkatkan sinergi dalam hal koordinasi dan supervisi dengan KPK.

Dia juga memastikan akan melanjutkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan dengan komisi antirasuah di masa lalu.

Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, Burhanuddin juga meminta agar 86 jaksa di KPK bisa menularkan hal-hal baik kepada Korps Adhyaksa ke depannya.

Hal ini dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kejaksaan Agung.

"Beliau mengatakan teman-teman jaksa yang bertugas di KPK itu sebaiknya dipakai sebagai bentuk kawah candradimuka," kata Laode. 
(timmcwnews)


Jumat, 08 November 2019 15:57


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+