Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

KASAL TNI Sebut Kemajuan Teknologi Jadi Tantangan di Masa Depan

Kamis, 05 Desember 2019 | 21:48 WITA

KASAL TNI Sebut Kemajuan Teknologi Jadi Tantangan di Masa Depan

MCWNews.com - JAKARTA | Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E.,M.M., mengatakan bahwa dalam menyikapi kemajuan teknologi serta menghadapi tensi tantangan ke depan, TNI Angkatan Laut harus memperkuat kemampuan sumber daya manusia yang dimiliki dengan terus mengembangkan kreativitas dan inovasi, tidak hanya sebagai pengawak sistem kesenjataan yang modern, tetapi juga personel yang mengarahkan adaptasi inovasi. 

Penegasan Kasal tersebut dikemukakan dalam amanat tertulis yang dibacakan Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI I N.G. Ariawan, S.E, M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Hari Armada RI tahun 2019 di lapangan upacara Mako Koarmada III Jl Bubara No. 1 Kel. Klaligi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (5/12/ 2019). 

Peringatan Hari Armada tahun 2019 dengan tema "Armada sebagai Pengawal Samudera Siap Mewujudkan Prajurit Pejuang, Profesional, dan Militan” berlangsung sederhana tetapi sangat khidmat serta penuh kekeluargaan yang diisi demonstrasi beladiri karate dan tari tradisional “Perdamaian”.

Menurut Kasal bahwa guna menjawab semua tantangan yang tidak menentu, TNI AL melakukan pembangunan postur yang kuat, profesional dan modern yang diikuti dengan melakukan validasi organisasi.

Salah satunya adalah dengan telah disetujuinya di dalam Peraturan Presiden Nomor 66 tahun 2019 tentang Komando Armada RI, maka Komando Armada RI akan membawahi tiga Komando Armada baik Koarmada I, Koarmada II dan Koarmada III.

Diharapkan dengan terbentuknya organisasi baru ini, maka respon cepat terhadap segala bentuk ancaman negara dapat dilaksanakan dengan tepat dan cepat. 

"Sejalan dengan pembangunan postur kekuatan Angkatan Laut, maka diperlukan suatu konsep operasi dan gelar kekuatan Angkatan Laut yang optimal disertai oleh tingkat kesiapan operasional yang tinggi.

Untuk itu, pemenuhan kekuatan pokok minimum pada Renstra berikutnya diarahkan pada perencanaan pembangunan kekuatan yang berbasis pada perpaduan antara perencanaan yang berdasarkan kemampuan (capability based plan) dan berdasarkan ancaman (threat based plan) dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran pertahanan negara (budget based plan)," ujar KASAL.

Dikatakan bahwa rencanakan pembangunan kekuatan Angkatan Laut pada Rnstra ketiga atau MEF kedua pada tahun 2020-2024 ini akan memprioritaskan kesiapan operasional sebagai jawaban terhadap kebutuhan pertahanan negara, yang dititik beratkan pada interoperabilitas trimatra terpaduTNI.

Ia menambahkan, Hal ini membutuhkan keselarasan antara kuantitas atau jumlah alutsista yang dimiliki dengan capaian kualitas dari alutsista itu sendiri, yang dipadukan dengan kualitas profesionalisme personel beserta organisasinya, dalam bentuk kekuatan yang siap dioperasionalkan atau disebut juga dengan operational ready force.

Kesiapan operasional ini hanya dapat dicapai dengan penerapan manajemen logistik terpadu yang didalamnya juga menerapkan mekanisme implementasi life cycle cost yang tepat guna. adapun strategi pembinaan kekuatan tni angkatan laut meliputi modernisasi, rematerialisasi, revitalisasi, relokasi dan penghapusan.

"Dalam pembangunan kekuatan Angkatan Laut harus selaras dengan peningkatan profesionalisme yang diikuti dengan kesejahteraan prajurit. Sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, maka peningkatan profesionalisme prajurit juga menjadi prioritas utama TNI AL dalam renstra kedepan," imbuhnya.

Puncak kekhidmatan dan keharuan upacara ini ketika Pangkoarmada III memberikan apresiasi dan uang pembinaan kepada prajurit Koarmada III yang berprestasi, diantaranya Serka KEU/W Novy Mulalinda peraih medali emas.

Upacara ini dihadiri Kepala Staf Kogabwilhan III Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr (Han), Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak, para pejabat Forkopimda Provisi Papua Barat, dan pejabat Forkopimda Kota dan Kabupaten Sorong serta sejumlah undangan lainnya.(*)


Kamis, 05 Desember 2019 21:48


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+