Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Proyek Gedung ISI Denpasar Terlambat, Rekanan Terancam 'Blacklist'

Jumat, 03 Januari 2020 | 10:33 WITA

Proyek Gedung ISI Denpasar Terlambat, Rekanan Terancam 'Blacklist'

MCWNews.com - DENPASAR | Proyek pembangunan gedung parkir dan laboratorium media rekam Institut Seni Indonesia Denpasar alami keterlambatan.

Proyek tersebut seharusnya selesai sesuai kontrak 30 Desember 2019 lalu.

Hal ini diakui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Bali, Didik Wahyudi.

"Betul memang belum selesai," ujar Didik Wahyudi saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp, Jum'at (3/1/2020).

Namun ia tidak menjelaskan alasan yang mengakibatkan proyek senilai Rp21.863.330.000,00 itu belum bisa selesai tetap waktu.

Didik mengklaim, jika pihaknya telah memberikan sanksi berupa denda keterlambatan kepada PT. Nugradharma Tatalaksana selaku kontraktor pelaksana.

"Dikenakan denda keterlambatan 1 permil/ hari dan diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan melewati tahun anggaran sampai dengan maksimal 90 hari kalender," tegasnya.

Pihaknya juga akan memberikan sanksi lebih berat jika pelaksana tetap tidak mampu menyelesaikan setelah mendapat penambahan waktu.

"Dari diberikan kesempatan sampai dengan selesai kena denda.

Nanti kalau sudah 90 hari kalender belum selesai juga akan diputus kontrak dan blacklist," imbuhnya.

Akibat dari keterlambatan proyek ini, tertundanya pelaksanaan kegiatan dan penggunaan fasilitas oleh mahasiswa ISI Denpasar.

Diketahui, proyek pembangunan gedung parkir dan laboratorium media rekam Institut Seni Indonesia Denpasar menelan anggaran senilai Rp21.863.330.000,00 yang bersumber dari APBN 2019 dan dikerjakan sesuai kontrak tanggal 2 Agustus 2019 dengan waktu pelaksanaan 150 hari oleh PT. Nugradharma Tatalaksana.(timmcwnews)


Jumat, 03 Januari 2020 10:33


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+