Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Usai Diresmikan Kantor Pelabuhan Niaga Kendal Retak

Rabu, 08 Januari 2020 | 17:58 WITA

Usai Diresmikan Kantor Pelabuhan Niaga Kendal Retak

MCWNews.com - KENDAL | Belum lama diresmikan bangunan kantor Pelabuhan Niaga sudah retak. Akibatnya gedung senilai Rp 2,5 miliar tersebut hingga kini belum difungsikan bahkan terkesan mangkrak.

Aktivis anti korupsi kabupaten Kendal Nur Khamid mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi dari  masyarakat dan meninjau langsung jika gedung kantor Pelabuhan Niaga mengalami kerusakan.

”Iya saat dicek, ditemukan retakan  pada sejumlah dinding dan tiang,” ujar Nur Khamid, Rabu (08/01/2020).

Nur Khamid menilai, ada yang tidak beres dalam proses pembangunan gedung Kantor Pelabuhan Niaga tersebut. Pihaknya meminta instansi terkait untuk bertanggung jawab atas ketidaksesuaian pembangunan gedung tersebut.

"lnstansi ini harus bertanggung jawab atas kerusakan kantor yang baru selesai di bangun ini" tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Suharjo saat dikonfirmasi tidak ada di tempat, melalui Giri Kusuma selaku pegawai yang bertanggung jawab sebagai pengawas pembangunan kantor tersebut di Pelabuhan pada wartawan menjelaskan, gedung Kantor Pelabuhan Niaga dibangun bertahap dari tahun 2017 dengan nilai anggaran Rp 1. 370 940. 000,-  tahap dua tahun 2018 dengan anggaran Rp 891.318.000,-.

"Di karenakan belum sempurna maka tahun 2019 di anggarkan sekitar Rp 191.450.000,- untuk menyempurnakan bangunan lantai, plafon, pintu, jaringan listrik, lampu," ungkap Giri.

Sedangkan A. Chaeroni, selaku PPK menambahkan gedung Kantor Pelabuhan Niaga dibangun untuk persiapan operasional Pelabuhan Niaga Kabupaten Kendal yang rencananya akan beroperasi tahun 2020. Dikatakan, gedung tersebut memang dibangun Pemkab Kendal namun yang akan mengisi personel dari pengelola pelabuhan.

Terkait sejumlah dinding dan tiang yang sudah terlihat retak-retak, Chaeroni menjelaskan bahwa retak bangunan di karenakan faktor cuaca atau perubahan suhu. "Tetapi retak tersebut tidak mempengaruhi kualitas konstruksi" terangnya.  (Lendra)


Rabu, 08 Januari 2020 17:58


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+