Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Jaksa Tuntut Pemilik Hotel Kuta Paradiso Tiga Tahun Penjara

Selasa, 14 Januari 2020 | 08:38 WITA

Jaksa Tuntut Pemilik Hotel Kuta Paradiso Tiga Tahun Penjara

MCWNews.com - DENPASAR | Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Denpasar menuntut pemilik sekaligus Direktur Utama PT Geria Wijaya Prestige atau Hotel Kuta Paradiso Harijanto Karjadi dengan tiga tahun penjara.

Harijanto Karjadi dituntut atas perkara dugaan penipuan dan penggelapan serta memberikan keterangan palsu pada akta autentik.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Harijanto Karjadi dengan pidana penjara selama tiga tahun, dikurangi selama terdakwa ditahan dengan perintah tetap ditahan," kata Jaksa Ketut Sujaya saat membacakan surat tuntutannya di PN Denpasar, Senin (13/1/2020).

Atas tuntutan ini, Tim penasihat hukum Harijanto mengajukan pembelaan (pledoi) dalam sidang selanjutnya yang diagendakan Kamis (16/1/2020).

Berawal dari akta perjanjian pemberian kredit No 8 tanggal 28 November 1995 yang dibuat di notaries Hendra Karyadi yang ditandatangani PT Geria Wijaya Prestige (GWP) diwakili terdakwa Harijanto Karjadi selaku Direktur Utama dan Hermanto Karjadi sebagai Direktur.

Dalam rapat kreditur PT GWP yang digelar Maret 2005, Bank Danamon mengundurkan diri sebagai agen jaminan dan menunjuk PT Bank Multicor selaku agen pengganti.

Bank Multicor sendiri akhirnya berubah hingga akhirnya piutang PT GWP dipegang PT Bank China Cntruction Bank Indonesia (CCB Indonesia).

Selanjutnya korban Tommy Winata membeli piutang PT GWP. Harga piutang yang dialihkan CCB Indonesia kepada pembeli adalah Rp 2 miliar.

“Dengan adanya akta tersebut, Tomy Winata merupakan orang yang berhak menagih utang kepada PT GWP,” tegas JPU.
 
Akibat perbuatan terdakwa Harijanto Karjadi dan Hartono Karijadi (DPO) mengakibatkan korban Tomy Winata mengalami kerugian USD 20.389.661 atau sekitar Rp 285 miliar. (timmcwnews)


Selasa, 14 Januari 2020 08:38


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+