Pejuang Bravo 5 Bali Gelar Sarasehan Potret Kerukunan Umat Beragama

  • 20 Februari 2020 19:40 WITA
Sejumlah tokoh saat menjadi narasumber sarasehan bertajuk Potret Kerukunan Umat Beragama di Pulau Dewata Bali
Males Baca?

MCWNews.com - DENPASAR | Organisasi Pejuang Bravo 5 Bali menggelar sarasehan bertajuk ‘Potret Kerukunan Umat Beragama di Pulau Dewata Bali’ yang dirangkaikan dengan launching buku Presiden RI yang menyoroti Kiprah Jokowi Membangun NKRI di Aula Universitas Hindu Indonesia (UNHI) di Denpasar, Kamis (20/2/2020).

Serasehan dibuka Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Kebudayaan AA Gde Geria, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Ketua Pejuang Bravo 5 Bali I Putu Putra Jaya Wardana berharap dengan diselenggarakannya sarasehan ini dapat meningkatkan rasa bangga menjadi bangsa lndonesia, bangga menjadi anak Indonesia, dan bangga memiliki Indonesia yang dengan keberanekaragaman agama, bahasa, adat dan budayanya tetap menjadi satu kesatuan yang solid.

Selain itu, Kepala Pusat Litbamg Keagamaan dan Manajemen Organisasi Kemenag Dr Muhammad Zein MAg mengatakan, faktor ekonomi dan pendapatan sangat mempengaruhi toleransi. Dan toleransi di kalangan milenial belakangan ini sangat tinggi.

“Generasi milenial bisa diandalkan dalam menjaga republik kita ini. Makin terdidik seseorang, tingkat toleransinya semakin baik,” ucapnya.

Adapun buku Kiprah Jokowi Membangun NKRI, pada intinya menguraikan tanpa membesar-besarkan prestasi yang telah ditorehkan oleh Jokowi. Buku ini memberikan banyak informasi penting seputar kiprah sang Presiden itu membangun NKRI.

Fokus pemerintahan Jokowi untuk membangun infrastruktur merupakan langkah tepat untuk membuka potensi ekonomi seluruh Indonesia serta untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah.

Apa yang dikerjakan oleh Jokowi hingga kini masih sesuai dengan apa yang direncanakan. Hal tersebut menunjukkan bahwa target yang direalisasikan sangat konkret, terukur, dan sesuai dengan visi misi Nawacita.

Narasumber acara ini diantaranya, Dr. Muhammad Zain, M.Ag sebagai narasumber utama mewakili Menteri Agama RI, Ketua Umum FKUB Indonesia Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet, serta Rektor Universitas Hindu Indonesia Prof Dr Made Damriyasa MS, politikus Rohut Sitompul, dan narasumber lainnya. Kegiatan sarasehan ini dimoderatori oleh Mardiki Supriadi, dosen di Universitas Mahendradata, Denpasar. (tim)



TAGS :

Komentar