Freddy Thie Gandeng Hasbulla Furuada, Optimis Menangkan Pilkada Kabupaten Kaimana

  • 03 Maret 2020 10:20 WITA
Males Baca?

MCWNews.com - KAIMANA | Bakal Calon Bupati Kabupaten Kaimana, Fredy Thie Optimis pilihannya  bersama Hasbulla Furuada, Putra Daerah dari Kota 1001 senja itu dapat menang dipilkada kabupaten Kaimana.

Menurut Fredy, Hasbulla adalah sosok putra daerah yang sederhana serta memiliki tekad dan komitmen  yang kuat untuk menghadirkan perubahan di Kabupaten Kaimana, dan dia ( Hasbula Furuada ) patut untuk dikembangkan  agar kedepan dapat menakodahi daerahnya sendiri. 

Hal tersebut disampaikan Freedy Thie ( Bakal Calon Bupati Kaimana ) melalui pesan WhatShapnya yang diterima. 
Senin ( 2/ 3/2020) perihal keputusannya memili Bakal Calon Wakil Bupati Kaimana,Hasbulla Furuada untuk mendampingi dirinya sudah 99%

“Di beberapa pertemuan kami sudah sampaikan akan gandeng Hasbulla itu komitmen kami,  hanya saja ada hal-hal kecil yang harus mereka selesaikan di internal keluarga" Ungkap Freedy.

Selain itu, Dirinya juga menjelaskan proses untuk menetapkan Hasbulla sebagai pendamping cukup panjang, yang dilakukan bersama dengan partai politik. Semua berawal dari format yang sama yakni merupakan tokoh muslim dan harus orang asli Papua.

“Dari beberapa kali pertemuan, nama yang muncul selalu yang sama. Dari 9 nama yang dibahas, mengerucut pada 2 nama dan akhirnya jatuh pada Hasbulla,” Ujarnya.

"alasan kami memilih Hasbulla karena Hasbulla merupakan tokoh muda yang sederhana, jujur, tegas dan berani mengungkapkan kebenara," Ucap Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kaimana Itu, Seraya menambahkan, proses kaderisasi anak negri harus didorong, dan saya percaya, kedepan beliau (Hasbulla) yang akan menakodai daerahnya sendiri.
Ia juga menjelaskan, sudah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai. Dan saat ini, ada 3 partai politik yang sudah pasti berkoalisi yakni PAN, PPP dan Gerindra.

Namun tidak menutup kemungkinan lanjutnya, ada beberapa partai lagi yang sudah memberikan signal untuk merapat.

“Selama ini juga komunikasi saya dengan Nasdem di provinsi dan DPP berjalan baik. Hanura juga sama, saya memang tidak mendaftar tapi prosesnya sementara jalan. Kemarin juga saya ikut dalam pemaparan visi misi di Golkar. Intinya kami hanya  menunggu, karena kita semua tahu keputusan organisasi politik semua ada di pusat. Tidak dapat juga kami akan jalan dengan kekuatan yang ada,” ujarnya.

Fredy juga mengaku, memutuskan untuk kembali bertarung pada Pilkada 2020 karena sebagai anak Kaimana yang lahir dan besar di Kaimana, ia ingin melakukan hal lebih diluar dari kapasitasnya sebagai pengusaha untuk memajukan Kabupaten Kaimana.

Namun jika ada pihak yang menilai dirinya hanya ingin mencari keuntungan karena latar belakangnya yang seorang pengusaha, Fredi mengatakan, biarkan orang berpendapat menurut versinya masing-masing.

“Inilah demokrasi, setiap orang bebas berpendapat. Tapi kalau orang mengenal saya pasti tahu hati saya. Dan semua baru bisa diukur ketika nanti sudah diberikan amanah. Saya sadar jabatan bupati itu resikonya sangat besar, ada aturan yang membatasi. Kalau memimpin hanya untuk mencari keuntungan pribadi, untuk apa saya jadi Bupati dengan resiko yang begitu besar. Orang bilang hidup sudah senang jangan cari susah,”Tutupnya. (tim)



TAGS :

Komentar