Kejagung Sita 87 Lahan Milik Tersangka Korupsi Jiwasraya

  • 14 Maret 2020 11:26 WITA
Kantor Kejaksaan Agung
Males Baca?

MCWNews.com - JAKARTA | Sebanyak 87 lahan yang diduga merupakan aset milik para tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Tbk disita oleh Kejaksaan Agung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengatakan puluhan aset itu telah dipasang plang penyitaan dan akan dijadikan barang bukti.

"Melakukan pengamanan fisik aset berupa lahan dengan memasang plang penyitaan sebanyak 87 (lahan)," kata Hari  di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (13/03/2020)

Namun, Hari enggan merinci lokasi puluhan aset yang disita tersebut.

Selain aset tanah, Kejagung juga menyita tiga kendaraan yaitu satu Toyota Vellfire, satu Toyota Alphard dan satu sedan Toyota Lexus.

 Penyidik Korps Adhyaksa juga menyita pengembalian uang jasa manajer investasi yang mencapai Rp53,54 miliar.

"Penyitaan pada pengembalian fund management fee dengan jumlah seluruhnya Rp53.543.825.501," kata Hari.

Kejaksaan Agung telah menetapkan status tersangka terhadap enam orang dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (PT. AJS).

Keenamnya adalah Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara akibat kasus korupsi Jiwasraya mencapai sebesar Rp16,81 triliun. Namun total aset yang telah disita Kejagung dari para tersangka baru Rp13,1 triliun. Penyidik terus mengejar aset ‎para tersangka hingga ke luar negeri.(tim)



TAGS :

Komentar