Polda Jateng Periksa 45 Kades di Kendal Terkait Bantuan Lampu Jalan

  • 15 April 2020 09:22 WITA
Males Baca?

MCWNews.com - KENDAL | Kepolisian daerah Jawa Tengah tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan lampu penerangan jalan Solar Cell di Kabupaten Kendal tahun 2019.

Hal ini dibenarkan Kasubdit III/Tipidkor Direskrimsus Polda Jateng, AKBP Gunawan.

"Kami baru memeriksa dalam tahapan awal pulbaket dengan meminta klarifikasi beberapa pihak yang diduga terlibat dan hampir semua kades penerima bantuan sudah kami periksa, begitulah tahapannya," kata Gunawan di Mapolda Jateng, Selasa (14/04/2020). 

Gunawan menjelaskan kasus ini melibatkan 45 kepala desa yang tersebar di 11 kecamatan se-Kabupaten Kendal

"Semua yang diduga terlibat akan kami periksa termasuk nantinya pihak distributor dan pihak lainnya. Ini masih dilakukan pemeriksaan terus, karena ini musim Corona, kita pun harus hati-hati. Insya Allah nanti perkembangannya akan kami kabari," imbuhnya.

Sementara itu, Camat Gemuh, Toni membenarkan para kades di wilayahnya juga diperiksa penyidik Polda Jateng.

"Betul sebulan lalu ada pemeriksaan dari Polda Jawa Tengah di kecamatan. Kami hanya fasilitator karena dana proyek tersebut langsung ke rekening pihak desa," ujarnya.

Ia menjelaskan di kecamatannya hanya ada 5 desa yang mendapat bantuan LPJ dari Pemprov tersebut dengan nilai sebesar Rp150 juta untuk setiap desanya.

"Kalau nggak salah setiap desa mendapat bantuan Rp150 Juta dengan 13 titik tiang lampu jalan. Dan itu kelihatannya sudah terpasang semuanya," imbuhnya.

Sementara itu salah seorang kepala desa mengaku telah diperiksa penyidik Polda Jateng atas kasus ini.

"Ya saya sampaikan apa adanya, karena memang proyeknya sudah dikerjakan sesuai rencana dan semua kwitansinya juga lengkap. Makanya saya masih bingung, apa ada korupsinya," ujar kepala desa tersebut yang enggan disebut identitasnya.

Secara terpisah Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jawa Tengah, HR. Mastur mengapresiasi pihak kepolisian yang melakukan respon baik dalam penangan korupsi di Jawa Tengah, terutama dugaan korupsi yang menyangkut hajat orang banyak,.

"Saya mengapresiasi Polda Jateng dan usut tuntas kasus tersebut," ujar Mastur. (Len)



TAGS :

Komentar