Pasca Penembakan Tenaga Medis di Intan Jaya, Polisi Buru Pelaku

  • 23 Mei 2020 12:16 WITA
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH
Males Baca?

MCWNEWS.COM, JAYAPURA - Dua orang tenaga medis diduga ditembak Kelompok kriminal bersenjata (KKB), Kedua tenaga medis tersebut ditembak pada saat hendak mengantar obat- obatan  untuk menangani penyebaran Covid 19, dimana kedua tenaga medis tersebut tergabung dalam tim gugus tugas Covid 19 bidang kesehatan Kabupaten Intan Jaya.

Satu dari dua tenaga medis itu tewas dan satu lagi alami luka serius.

Polda Papua merilis kronologi kejadian sebagai berikut Pada hari dan tanggal tersebut diatas, personil Polres Intan Jaya mendapat Informasi  dari salah satu tenaga medis yang bertugas di  Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya bahwa telah terjadi penembakan terhadap Dua Orang tenaga medis masing masing an.  Alemanek Bagau dan Koni Somou.

Dari informasi yang diterima bahwa 1 orang an. Koni Somou dinyatakan telah meninggal dunia. Kemudian yang satu korban lagi an. Alemanek Bagau masih di rawat Pastoral Wandai dan kondisinya kritis. 

Pasca kejadian, hari ini Sabtu tanggal 23 Mei 2020 direncanakan Kapolres Intan Jaya AKBP Yuli Karre Pongbala bersama dengan anggota dan berkoordinasi dengan pihak TNI akan menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.

Untuk diketahui bahwa tempat kejadian sangat jauh Medan yang sulit merupakan salah satu hambatan yang dihadapi anggota dilapangan untuk menuju ke lokasi tersebut, kita membutuhkan waktu sekitar 5 jam untuk dapat tiba di TKP. 

Saat ini di tempat kejadian yakni di Wandai belum ada pos polisi dan tidak ada jaringan telekomunikasi. Dari 8 distrik yang ada di Intan Jaya baru 3 distrik yang ditempati oleh pasukan. Termasuk anggota kepolisian. Sedangkan 5 distrik yakni Tomasiga, Agisiga, Ugimba, Wandai dan Iyandoga belum ada pos  keamanan dan juga anggota kepolisian disana.

Saat ini kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus tersebut dalam penanganan Polres Intan Jaya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH menyangkan tentang kejadian ini, kedua  korban ini merupakan tenaga medis yang mempunyai tugas mulia untuk membantu masyarakat dalam bidang kesehatan, apalagi sekarang ini pemerintah sedang menghadapi pandemi Covid-19. (Nur)



TAGS :

Komentar