Kasus Pertama di Papua Pasien Covid-19 Meninggal Tanpa Komorbid

  • 05 Juni 2020 20:45 WITA
dr. Silwanus Sumule
Males Baca?

MCWNEWS.COM, TIMIKA - Seorang pasien di Kota Jayapura, Provinsi Papua, dilaporkan meninggal dunia murni karena terpapar virus corona baru atau Covid-19 tanpa komorbid (penyakit penyerta).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule mengatakan, pasien tersebut berusia 50 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan dirawat di salah satu rumah sakit mitra Pemprov Papua di Kota Jayapura. 

"Kami sampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan," katanya melalui video conference, Jumat (5/6).

dr. Sumule menyebut, ini adalah kasus pertama di Provinsi Papua dimana seorang pasien dinyatakan meninggal murni karena Covid-19. 

Dengan demikian, dari 14 pasien secara kumulatif yang meninggal dunia, 13 pasien di antaranya mempunyai penyakit penyerta, hanya satu pasien yang benar-benar tanpa penyakit penyerta.

Hal itu dibuktikan setelah tim dokter melakukan pemeriksaan, kemudian mengecek kembali seluruh hasil medical check up (pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh) yang pernah dilakukan oleh pasien tersebut. 

"Maka disimpulkan bahwa yang bersangkutan meninggal murni karena Covid-19," jelasnya. 

Kasus pertama ini menjadi peringatan keras sekaligus mengonfirmasi bahwa Covid-19 benar-benar bisa mengakibatkan kematian walau tanpa diperparah penyakit bawaan pasien.

"Oleh karena itu, kami Satgas Covid-19 Papua berharap betul, untuk kita tidak menganggap remeh penyakit ini. Untuk kita tetap mematuhi protokol kesehatan," imbuh Sumule.

Ia kembali mengingatkan, bahwa setiap orang harus menjadi garda terdepan bagi dirinya, dengan menjaga jarak fisik, sering cuci tangan, menggunakan masker, dan berperilaku hidup bersih dan sehat. 

"Tetap berada di rumah, kecuali jika harus melakukan hal-hal penting di luar rumah, namun dengan catatan harus pakai masker," katanya.

Ia menggambarkan, dengan tambahan 52 kasus positif, dan tambahan 103 PDP,  menunjukkan bahwa petugas kesehatan di seluruh Papua tengah berjuang untuk menahan laju Covid-19 ini. 

"Kami memberi dukungan moral dan doa kepada mereka. Dukungan dan doa dari masyarakat sungguh kami harapkan. Tuhan akan menolong kita untuk menyelesaikan Covid-19 di Papua," pungkasnya.

(Sev)



TAGS :

Komentar