Jaya Negara Beber Dampak Penundaan Pengangkatan PPPK
Selasa, 11 Maret 2025 23:02 WITA
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. (Foto: Ran/MCW)
Males Baca?DENPASAR - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara membeberkan dampak penundaan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar.
"Kalau dampak bagi kita ya pasti. Kita berharap kan, bukan kita ada maksud mempolitisir yang ininya (penundaan pengangkatan PPPK)," tutur Jaya Negara di Kantor DPRD Kota Denpasar, Selasa (11/3/2025).
Menurut Jaya Negara, penundaan pengangkatan PPPK berdampak pada dua hal. Pertama, bagi PPPK yang telah dinyatakan lulus. Kedua, anggaran yang telah direncanakan untuk pengangkatan PPPK menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA).
Padahal, Pemkot Denpasar telah menganggarkan Rp171 miliar lebih untuk pengangkatan PPPK di tahun 2025 ini.
"Anggaran kita menjadi SILPA di tahun berikutnya karena ga kepakai anggaran ini, padahal kan bisa juga dipakai untuk pembangunan yang lain seharusnya di tahun ini," tambah Sekretaris DPD PDI Perjuangan tersebut.
Lebih jauh, Jaya Negara memastikan Pemkot Denpasar membayar gaji untuk tenaga kontrak yang pengangkatannya ditunda.
"Cuma yang dari Kota Denpasar itu tambahannya untuk dia itu diangkat menjadi PPPK kita memberikan insentif pajak 4 persen dan TPP per orangnya hampir Rp2,5 juta per kepala," tandas Jaya Negara.
Diberitakan sebelumnya, pemerintah mengagendakan pengangkatan CPNS dan PPPK diundur menjadi 1 Oktober 2025 dan 1 Maret 2026.
Reporter: Ran
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?
Dewas Periksa Dua Penyidik terkait Bobby Nasution, Begini Respons KPK
Dewas Periksa Dua Penyidik KPK terkait Bobby Nasution Hari Ini
KPK Gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta, Usung Tema 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi'

Komentar