Kawasan Pusaka Benteng Oranje Ternate Selesai Ditata
Sabtu, 25 Januari 2025 20:33 WITA
Kementerian PU telah rampungkan proyek revitalisasi kawasan pusaka Benteng Oranje di Maluku Utara. (Foto: Kementerian PU)
Males Baca?TERNATE – Penataan kawasan pusaka Benteng Oranje di Kota Ternate, Maluku Utara, telah selesai dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Dengan revitalisasi ini, salah satu ikon bersejarah peninggalan kolonial Belanda tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan daya tarik wisata dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.
Benteng Oranje, yang berlokasi di Jalan Hasan Boesoeri, Gamalama, Ternate Tengah, merupakan situs bersejarah yang berada sekitar 3,5 km dari Bandara Sultan Babullah. Situs ini memiliki nilai strategis dalam sektor pariwisata sejarah dan budaya.
“Konsep penataan kawasan ini tetap melindungi elemen bangunan bersejarah secara komprehensif, selaras dengan lingkungan, serta mempertahankan kearifan lokal,” ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Dewi Chomistriana.
Penataan kawasan pusaka ini dilakukan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara, Ditjen Cipta Karya, sejak Juni 2024 dengan menggunakan anggaran APBN senilai Rp5 miliar. Lingkup pekerjaannya meliputi:
- Amphitheater panggung seluas 840 m²
- Pelataran berundak 111,3 m³
- Pagar sepanjang 227 meter
- Prasarana pengelolaan sampah sebanyak 22 unit
- Revitalisasi pendopo seluas 196 m²
Proyek ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga kelestarian Benteng Oranje, tetapi juga untuk menciptakan ruang publik yang berkualitas dan mendukung kegiatan seni, budaya, serta interaksi masyarakat.
Kawasan pusaka Benteng Oranje dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi unggulan yang mendorong perkembangan ekonomi kreatif. Dengan berbagai fasilitas baru, diharapkan kawasan ini dapat menjadi pusat kegiatan seni budaya, pementasan, hingga aktivitas komunitas.
“Kami berharap, dengan dukungan pemerintah daerah, komunitas, dan dunia usaha, pelestarian aset pusaka ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Ternate,” ungkap Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Utara, Firman Aksara.
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?
Dewas Periksa Dua Penyidik terkait Bobby Nasution, Begini Respons KPK
Dewas Periksa Dua Penyidik KPK terkait Bobby Nasution Hari Ini
KPK Gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta, Usung Tema 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi'

Komentar