Koster Tegaskan Kemandirian Energi Bali Melalui PLTS Atap: Tak Bisa Ditawar Lagi
Kamis, 15 Mei 2025 22:14 WITA
Gubernur Bali Wayan Koster.
Males Baca?DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster, menegaskan bahwa kemandirian energi berbasis energi bersih adalah langkah mutlak bagi masa depan Pulau Dewata.
Hal ini disampaikannya dalam acara Sosialisasi Bali Mandiri Energi melalui Percepatan Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang Ramah Lingkungan, yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Kamis (15/5/2025).
“Bali mandiri energi tidak bisa ditawar lagi. Ini soal kedaulatan dan masa depan pulau kita yang nota benenya tidak memiliki sumber daya alam batubara ataupun migas lainnya. Salah satu solusi nyata yang bisa segera dilakukan adalah pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap secara masif,” ujar Gubernur Koster.
Dalam sambutannya, Koster menyampaikan bahwa ketergantungan Bali terhadap pasokan listrik dari luar pulau masih tinggi. Padahal, kebutuhan listrik terus meningkat antara 14% hingga 16% setiap tahun, seiring dengan status Bali sebagai destinasi wisata dunia.
Oleh karena itu, ia mendorong semua pihak – pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, hingga masyarakat umum-untuk secara masif mengadopsi PLTS Atap.
Langkah ini, menurut Koster, sejalan dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” serta Peraturan Gubernur Bali No. 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Pergub No. 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Energi Surya Atap.
“Di periode saya yang kedua ini saya tidak bisa santai lagi, saya harus bergerak cepat dan segera bertindak. Saya ingin Bali menjadi contoh dalam transisi energi di Indonesia. Dan PLTS atap adalah salah satu cara paling realistis dan cepat, karena Bali benar-benar perlu mandiri energi agar tidak terjadi blackout lagi seperti sebelumnya”,ucapnya.
“Saat ini kebutuhan energi optimal hariannya yaitu 1.200 kwh, sedangkan ketersediaan energi yaitu 1.400kwh berarti sisa lagi 200kwh untuk cadangan, inilah ancamannya karena kebutuhan energi terus bertumbuh, jadi PLTS Atap harus segera saya galakkan”, lanjut tegas Gubernur Koster.
Untuk mempercepat penggunaan PLTS Atap, Koster telah bekerjasama dengan PLN Icon Plus yang merupakan anak perusahaan dari PLN. Melalui kerja sama ini, PLN Icon Plus akan menyediakan solusi end-to-end penyediaan panel, pemasangan PLTS atap, termasuk perencanaan teknis, instalasi, hingga pemeliharaan.
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?
Dewas Periksa Dua Penyidik terkait Bobby Nasution, Begini Respons KPK
Dewas Periksa Dua Penyidik KPK terkait Bobby Nasution Hari Ini
KPK Gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta, Usung Tema 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi'

Komentar