KPK Panggil Wali Kota Semarang dan Suaminya
Selasa, 30 Juli 2024 16:04 WITA
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika. (Foto: Satrio/MCW)
Males Baca?JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang karib disapa Mbak Ita, hari ini. Suami Mbak Ita, Alwin Basri juga turut dipanggil.
Hevearita Gunaryanti dipanggil dalan kapasitasnya sebagai Wali Kota Semarang. Sedangkan Alwin Basri, dipanggil sebagai Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah. Keduanya diminta untuk hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika melalui pesan singkatnya, Selasa (30/7/2024).
Pantauan di lapangan, Alwin Basri sudah datang memenuhi panggilan pemeriksaan KPK. Bahkan, ia sudah selesai merampungkan pemeriksaannya hari ini. Ia rampung menjalani pemeriksaan sekira pukul 12.56 WIB.
Dalam kesempatan itu, Alwin menyatakan siap untuk mengikuti proses hukum di KPK. Ia juga mengakui sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).
"Sesuai hukum aja. kita pokoknya negara hukum kita patuh pada hukum. Nggih (iya sudah Terima SPDP)," kata Alwin di pelataran Gedung Merah Putih KPK.
Sekadar informasi, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Jawa Tengah (Jateng). KPK juga sudah mengirimkan SPDP ke empat tersangka tersebut.
"Pasti sudah (dikirim SPDPnya), ke berapa orang, kemarin saya menginfokan 4 orang kalau nggak salah," kata Tessa Mahardhika saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/7/2024).
Kendati demikian, Tessa masih enggan membeberkan secara terang benderang nama-nama pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia hanya memastikan SPDP empat tersangka tersebut telah diberikan.
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?
Dewas Periksa Dua Penyidik terkait Bobby Nasution, Begini Respons KPK
Dewas Periksa Dua Penyidik KPK terkait Bobby Nasution Hari Ini
KPK Gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta, Usung Tema 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi'

Komentar