Pemerintah Dorong Gen Z Ikut Program Transmigrasi Patriot
Jumat, 16 Mei 2025 18:37 WITA
Wamentrans Viva Yoga Maulidi. (Foto: Ran/MCW)
Males Baca?DENPASAR - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mendorong generasi Z (Gen Z) agar mengikuti program Transmigrasi Patriot. Program ini merupakan inisiasi dari Presiden RI Prabowo Subianto.
"Jadi, Pak Presiden menginginkan yang berangkat transmigrasi itu bukan hanya orang yang sudah berumah tangga, menjadi kepala keluarga, tetapi juga kaum gen Z yang muda, yang punya inovasi, punya kreasi berjiwa patriot untuk diterjunkan di kawasan transmigrasi," kata Viva di Denpasar, Jumat (16/5/2025).
Nantinya, Kementerian Transmigrasi juga akan memberikan beasiswa bagi anak-anak muda yang akan menempuh pendidikan tinggi di daerah tujuan transmigran.
"Dan mereka harus hidup di kawasan transmigrasi. Nanti untuk kawasannya akan kita tentukan kemudian dan melakukan pembelajaran jarak jauh," tambah dia.
Untuk mensukseskan program tersebut, pemerintah telah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Surabaya, Institut Teknologi Bandung dan Institut Pertanian Bogor.
"Dan juga dengan kampus-kampus lokal daerah di kawasan transmigrasi. Nanti akan kita didik, jadi mereka kuliah sambil mengembangkan inovasi gagasan," tambah Wakil Ketua Umum PAN tersebut.
Di sisi lain, pemerintah juga mendorong Gen Z yang nantinya ikut program Transmigrasi Patriot agar mengembangkan jiwa wirausaha pasca lulus.
"Tidak sekadar formalistis kuliah untuk menjadi pegawai ASN, tapi mengembangkan jiwa entrepreneur agar nanti setelah lulus, dia harus mengabdi di kawasan itu untuk berbakti, mengembangkan potensi daerah, mengembangkan ekonomi kawasan," ungkap Viva lagi.
Lebih jauh, Viva Yoga Maulidi menargetkan Transmigrasi Patriot mulai dilaksanakan pada awal tahun depan.
"Ya sudah mulai pada bertanya dan ada pendaftaran, tapi nanti untuk Transmigrasi Patriot ini akan kita laksanakan tahun 2026 awal," pungkasnya.
Reporter: Ran
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?
Dewas Periksa Dua Penyidik terkait Bobby Nasution, Begini Respons KPK
Dewas Periksa Dua Penyidik KPK terkait Bobby Nasution Hari Ini
KPK Gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta, Usung Tema 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi'

Komentar