Saudi Airlines Resmi Layani Rute ke Bali, Koster Ingatkan Kebijakan PWA

Selasa, 01 April 2025 21:00 WITA

Card image

Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri penerbangan perdana Saudi Airlines rute Jeddah-Bali, Senin (31/3/2025). (Foto: Istimewa)

Males Baca?

BADUNG - Maskapai asal Arab Saudi, Saudi Airlines resmi membuka rute ke Bali. Penerbangan perdana mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Senin (31/3/2025). Nantinya, Saudi Airlines akan melayani penerbangan seminggu tiga kali penerbangan dari Jeddah ke Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster hadir dalam launching penerbangan pertama di Bandara Ngurah Rai. Ia berharap penerbangan, Jeddah ke Bali bisa menambah gairah wisatawan asing asal Arab Saudi dan negara Timur Tengah berkunjung ke Indonesia dan Bali khususnya.

Dalam kesempatan tersebut, Koster juga mengingatkan wisman Arab Saudi terkait Pengutan Wisatawan Asing (PWA) yang telah berlaku sejak Februari 2024.

"Kami berharap wisman dari seluruh negara yang berkunjung ke Bali termasuk Arab Saudi, mengikuti peraturan dan kebijakan yang diberlakukan pemerintah Indonesia dan juga Pemprov Bali, " ungkap Koster.

Ia juga mengapresiasi pemerintah Arab Saudi yang telah membuka rute penerbangan langsung ke Pulau Dewata. "Sukses untuk pemerintah Arab Saudi, terima kasih atas penerbangan pertama ini. Semoga menjadi nilai positif untuk Indonesia dan Bali,"

Lebih jauh, Gubernur asal Desa Sembiran ini berharap, penerbangan Saudi Airlines bisa mengatrol jumlah kunjungan wisman Arab Saudi ke Bali. Ia membeberkan berdasarkan data kunjungan tahun 2024, sebanyak 14 ribu wisman Arab Saudi berwisata ke Bali.

Pada tahun 2025, Koster memprediksi akan meningkat. Karena telah tercatat dua bulan pertama, sebanyak 2000 wisman Arab Saudia berwisata di Bali. "Kalau lihat data sudah ada peningkatan wisman Arab Saudi," kata Gubernur Bali asal Sembiran

Koster menambahkan Bali menjunjung pariwisata yang berbasis budaya, berkualitas dan bermartabat. Hal ini menjadi prioritas pemerintah provinsi Bali dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

"Mulai tahun ini, kami akan melakukan sejumlah peraturan dan kebijakan yang berkaitan dengan penataan pariwisata Bali secara komprehensif. Agar pariwisata Bali betul tumbuh dengan baik, sehat berbasis budaya dan berkualitas," katanya.

Editor: Ran


Komentar

Berita Lainnya