Tim Kuasa Hukum Johannes Rettob dan Silvy Herawati Akan Siapkan Saksi Ahli Terkait Sprindik
Senin, 27 Mei 2024 11:23 WITA

Iwan Niode, Ketua Tim hukum Johannes Rettob dan Silvi Herawati saat wawancara dengan Wartawan beberapa waktu lalu, (Foto: Edy/MCW)
Males Baca?
JAYAPURA - Tim kuasa hukum Johannes Rettob dan Silvi Herawaty atas kasus pengadaan serta pengelolaan pesawat Pemda Mimika menyiapkan tim ahli untuk meyakinkan Majelis hakim atas Sprindik kasus yang saat ini menjerat kliennya itu.
Iwan Niode selaku Koordinator Tim Hukum Johannes Rettob dalam keterangannya menyebutkan jika Sprindik yang digunakan sebagai alas hukum untuk menjerat kliennya tersebut tidak mendasar. Pasalnya kasus yang didakwakan terhadap kliennya tersebut berbeda dari dakwaan awal yakni Pasal KKN menjadi pasal Korupsi.
"Karena soal dakwaan yang tidak punya Sprindik. Kita perkuat dengan keterangan ahli hukum sehingga kemudian kita berharap bahwa ada putusan hakim atas perkara ini akan lebih komprehensif, terutama menyangkut surat dakwaan yang menurut hemat kami itu tidak punya cantolan hukum," kata Iwan, Selasa (27/6/2023).
Pihaknya menyakini majelis hakim sepakat bahwa kasus tersebut adalah berbeda dari dakwaan sebelumnya, yang harusnya tidak menggunakan Sprindik yang sama.
"Dakwaan ini tidak punya Sprindik, karena Sprindiiknya oleh hakim dinyatakan tidak sah. Oleh karena itu kita tunggu saja pada saat putusan akhir perkara ini oleh majelis hakim," ucapnya.
Pihaknya menghargai putusan Mejalis hakim yanh dipimpin oleh hakim Ketua Thobias Benggian, SH didampingi Hakim Anggota Linn Carol Hamadi, SH dan Andi Matalata, SH, MH yang menyatakan menolak eksespi Tim hukum Johannes Rettob dan Silvi Herawaty.
"Saya menghargai putusan majelis hakim itu dan saya berharap bahwa materi-materi yang kami ajukan di eksepsi itu tetap pada saat pemeriksaan saksi dan akan kita Perkuat dengan keterangan Ahli," katanya.
Untuk diketahui, pada agenda sidang lanjutan kasus tersebut akan digelar pada 4 Juli 2023 mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi fakta.
Menurut rencana Tim jaksa diantaranya Richard Biere akan menghadirkan 20 orang saksi dalam agenda sidang tersebut.
Berita Lainnya

Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika, Kejati Papua Sita Rp300 Juta

Perjuangan DAMAI Berakhir di MK, Serukan Persatuan untuk Membangun Teluk Bintuni

JMSI Rayakan HUT ke-5 di Banjarmasin, Luncurkan Program Literasi ‘JMSI Goes To School’

KPK Ulik Peran PT Telkom di Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina

Periksa Mantan Dirut Telkom Alex J Sinaga, KPK Dalami Dugaan Proyek Fiktif

Jaksa Hadirkan Dua Saksi di Sidang Hasto Kristiyanto Hari Ini

Geledah 7 Lokasi di Jatim, KPK Sita Barbuk Suap Dana Hibah

Pejabat Wilmar Group Jadi Tersangka Baru Suap Vonis Lepas Korupsi Ekspor Minyak

KPK Geledah Kantor KONI Jatim terkait Suap Dana Hibah

KPK Geledah Rumah Eks Ketua DPD La Nyalla di Jatim

KPK Jebloskan 2 Tersangka Korupsi PGN ke Penjara

Komentar