KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Kementan
Selasa, 28 Mei 2024 14:44 WITA

KPK Angkut Barang Bukti Pakai Koper Usai Menggeledah Kantor Kementan, Sabtu (30/9/2023). (Foto: Satrio/MCW)
Males Baca?JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah dokumen dan bukti elektronik usai menggeledah Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) di Jalan Harsono RM, Ragunan Jakarta Selatan, sejak Jumat (29/9/2023) hingga Sabtu dini hari tadi.
"Tim penyidik telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan yang berlokasi di kantor Kementan RI, Jaksel," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Sabtu (30/9/2023).
"Ditemukan dan diamankan bukti antara lain dokumen dan bukti elektronik yang diduga memiliki kaitan erat dengan perbuatan pidana yang dilakukan para tersangka dalam perkara ini," sambungnya.
Dokumen dan bukti elektronik tersebut diamankan tim penyidik karena diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi di Kementan yang sedang disidik KPK. Saat ini, barang bukti tersebut akan dianalisa lebih jauh dalam rangka proses penyitaan
"Berikutnya tahap analisis hingga penyitaan segera dilakukan. Dan hasil penggeledahan dimaksud akan dikonfirmasi lebih lanjut pada para pihak yang akan dipanggil sebagai saksi," jelas Ali.
Sebelumnya, Ali sempat menginformasikan bahwa sejumlah ruangan di kantor Kementan yang digeledah yakni, ruang kerja Mentan Syahrul Yasin Limpo, dan ruang kerja Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Kasdi Subagyono.
Untuk diketahui, KPK mulai meningkatkan status penyelidikan terkait dugaan korupsi di Kementan ke tahap penyidikan. Kabarnya, kasus yang ditingkatkan ke tahap penyidikan yakni terkait dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementan.
Sejalan dengan itu, KPK dikabarkan telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka yakni, Mentan Syahrul Yasin Limpo; Sekjen Kementan, Kasdi Subagyono; serta Direktur Alat Mesin Pertanian, Muhammad Hatta.
Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari Syahrul Yasin Limpo ihwal penetapan tersangka hingga penggeledahan oleh KPK di rumahnya. Pun demikian keterangan dari Kasdi Subagyono dan M Hatta.
Reporter: Satrio
Berita Lainnya

Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika, Kejati Papua Sita Rp300 Juta

Perjuangan DAMAI Berakhir di MK, Serukan Persatuan untuk Membangun Teluk Bintuni

JMSI Rayakan HUT ke-5 di Banjarmasin, Luncurkan Program Literasi ‘JMSI Goes To School’

KPK Ulik Peran PT Telkom di Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina

Periksa Mantan Dirut Telkom Alex J Sinaga, KPK Dalami Dugaan Proyek Fiktif

Paslon DAMAI Optimistis Gugatan PHPU Pilkada Teluk Bintuni Lolos ke Sidang Pembuktian MK

Jaksa Hadirkan Dua Saksi di Sidang Hasto Kristiyanto Hari Ini

Geledah 7 Lokasi di Jatim, KPK Sita Barbuk Suap Dana Hibah

Pejabat Wilmar Group Jadi Tersangka Baru Suap Vonis Lepas Korupsi Ekspor Minyak

KPK Geledah Kantor KONI Jatim terkait Suap Dana Hibah

KPK Geledah Rumah Eks Ketua DPD La Nyalla di Jatim

KPK Jebloskan 2 Tersangka Korupsi PGN ke Penjara

Komentar