Pria Sumba Hilang saat Tembak Ikan di Pantai Labuan Sait

Sabtu, 05 April 2025 13:28 WITA

Card image

Pria asal Sumba Barat Daya hilang saat tembak ikan di Pantai Labuan Sait, Jumat (4/4/2025). (Foto: Basarnas Bali)

Males Baca?

BADUNG - Seorang pria asal Desa Langga Ero, Tambolaka, Sumba Barat Daya, NTT, Robinson Kaka (39) dilaporkan hilang saat melakukan kegiatan menembak ikan (spearfishing) di Pantai Labuan Sait, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Jumat (4/4/2025) sekitar pukul 20.30 Wita.

Koordinator Tim Rescue Kadek Nurjana menerangkan pihakmya menerima laporan kejadian tersebut pada 00.05 Wita. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan.

"Saat berburu ikan, korban bersama 7 orang rekannya, tapi hanya empat yang berburu ikan sedangkan empat lainnya menunggu di tepi pantai," kata Kadek Nurjana dalam siaran pers yang diterima MCWNews, Sabtu (5/4/2025).

Nurjana menjelaskan saat kejadian, pantai dalam kondisi surut. Ia juga menyebut, korban merupakan orang terakhir yang berburu ikan, dimana tiga orang sebelumnya telah kembali ke bibir pantai.

Namun naas, setelah ditunggu korban belum nampak di permukaan air. Akhirnya rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.

"Saat itu air laut sedang surut, korban diperkirakan menyelam di kedalaman tujuh meter. Upaya pencarian dini hari dilakukan dengan menyisir bibir pantai dan melakukan pemantuan dari atas tebing dengan mengarahkan cahaya ke pantai," terangnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar I Nyoman Sidakarya menjelaskan upaya pencarian masih dilanjutkan hingga hari ini.

"Pagi ini kita mengerahkan alut laut satu unit perahu kareat (rubber boat) untuk melaksanakan pencarian di lokasi hilangnya korban. Sementara itu dari Tim Rescue Balawista Kuta Selatan juga mengerahkan satu unit jetski untuk melaksanakan pencarian," ucapnya.

Sidakarya menambahkan, pencarian juga dilakukan dengan menyisir pantai disepanjang Pantai Labuan Sait dengan mengerahkan beberapa personel gabungan.

"Pengerahan Operasi SAR hari ini telah disesuaikan dengan rencana operasi SAR yang telah ditentukan sesuai data dukung cuaca dan kondisi arus laut," tutupnya.

Editor: Ran


Komentar

Berita Lainnya