Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Kasus Suap Ronald Tannur
Rabu, 20 November 2024 21:22 WITA
Pemeriksaan saksi merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan seluruh aspek pembuktian dalam kasus ini terpenuhi.
Males Baca?JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa dua orang saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa suap dan/atau gratifikasi dalam penanganan perkara terpidana Ronald Tannur, Rabu (20/11/2024).
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa pemeriksaan ini dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara tersebut.
"Dua saksi yang diperiksa adalah AL, mantan Hakim Ad Hoc Tipikor pada Mahkamah Agung, untuk tersangka ZR dan LR, serta DI, fungsional Penata Kehakiman Ahli Muda pada Biro Pengawasan Perilaku Hakim sejak Oktober 2022 hingga saat ini, untuk tersangka MW," jelas Harli.
Kasus ini berpusat pada dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian suap dan/atau gratifikasi dalam penanganan perkara hukum yang melibatkan terpidana Ronald Tannur. Harli menambahkan bahwa pemeriksaan saksi merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan seluruh aspek pembuktian dalam kasus ini terpenuhi.
“Pemeriksaan terhadap saksi-saksi akan terus dilakukan seiring dengan perkembangan penyidikan untuk mengungkap kasus secara tuntas,” ungkapnya.
Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya dalam menangani kasus-kasus korupsi, termasuk yang melibatkan unsur peradilan, demi menjaga integritas sistem hukum di Indonesia.
Editor: Lan
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?
Dewas Periksa Dua Penyidik terkait Bobby Nasution, Begini Respons KPK
Dewas Periksa Dua Penyidik KPK terkait Bobby Nasution Hari Ini
KPK Gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta, Usung Tema 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi'

Komentar