Napoleon Fakdawer: Pilkada Jadi Ajang Pendewasaan Berdemokrasi
Sabtu, 23 November 2024 11:51 WITA
caption Foto : Ketua Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (GERCIN), Napoleon Fakdawer, saat memberikan keterangan kepada awak pers di Manokwari
Males Baca?MANOKWARI - Ketua Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (GERCIN) Napoleon Fakdawer menyerukan pentingnya menjaga kedamaian dan persatuan masyarakat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Sabtu (23/11/2024).
Dalam pertemuan dengan beberapa tokoh adat di Kabupaten Manokwari, Napoleon menekankan bahwa Pilkada adalah momentum demokrasi yang harus dirayakan dengan damai dan penuh kebijaksanaan.
"Kita semua adalah bagian dari Papua Barat. Mari jadikan Pilkada 2024 sebagai ajang untuk menunjukkan kedewasaan kita dalam berdemokrasi, tanpa harus terpecah belah oleh perbedaan pilihan politik," ujar Napoleon Fakdawer.
Napoleon juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari tindakan provokatif yang dapat memicu konflik, baik di dunia nyata maupun di media sosial. "Mari jaga harmoni dalam keberagaman. Papua Barat adalah rumah kita bersama, dan damai adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik," tambahnya.
Lebih lanjut, Napoleon juga mengajak para kandidat dan tim sukses untuk mengedepankan etika dalam berkampanye, menghindari ujaran kebencian, dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dengan semangat kebersamaan, Napoleon Fakdawer berharap Papua Barat dapat menjadi contoh bagaimana demokrasi bisa berjalan harmonis, tanpa mengorbankan persatuan dan kedamaian.
"Damai itu indah, dan itu adalah warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada generasi mendatang, semoga Pilkada 2024 di Papua Barat dapat berjalan dengan lancar, aman, dan damai " pungkasnya.
Ajakan ini disambut baik oleh berbagai elemen masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka sepakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah, terutama di wilayah-wilayah yang rentan terhadap potensi konflik.
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?
Dewas Periksa Dua Penyidik terkait Bobby Nasution, Begini Respons KPK
Dewas Periksa Dua Penyidik KPK terkait Bobby Nasution Hari Ini
KPK Gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta, Usung Tema 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi'

Komentar