SPAM Regional Wosusokas Siap Diresmikan Awal 2025
Rabu, 13 November 2024 16:10 WITA
Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Wosusokas.
Males Baca?WONOGIRI – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya tengah menyelesaikan tahap akhir pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Wosusokas. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan layanan air minum perpipaan di empat wilayah, yaitu Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, dan Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Saat ini, progres konstruksi SPAM Wosusokas telah mencapai 93,77% dan diperkirakan siap diresmikan pada awal 2025. Proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum yang aman dan berkualitas, serta mendukung perbaikan kesehatan masyarakat.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, menyatakan bahwa pembangunan SPAM skala regional ini difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan domestik, memberikan akses air minum yang aman bagi masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup dengan memperbaiki kesehatan yang terkait dengan akses terhadap air bersih.
“Proyek SPAM Regional Wosusokas merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan air minum bagi masyarakat, yang juga akan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat di wilayah ini,” ujar Diana Kusumastuti, Rabu (13/11/2024).
Pembangunan SPAM Wosusokas dimulai pada 2023 dan dilaksanakan secara bertahap dengan nilai investasi mencapai Rp 1,3 triliun. Proyek ini mencakup pembangunan beberapa fasilitas utama, termasuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gajah Mungkur dengan kapasitas 750 liter per detik.

Proyek ini juga mencakup pembangunan reservoir, kantor operasional, ruang kontrol SCADA, serta berbagai fasilitas lainnya, dengan total biaya sebesar Rp244,8 miliar. Pekerjaan pembangunan IPA Gajah Mungkur sendiri telah mencapai progres 98,36% dan dikerjakan oleh PT Adhi Karya.
Selain itu, proyek ini juga mencakup pembangunan jaringan distribusi air (JDU) dan reservoir distribusi di beberapa wilayah. Segmen pertama, yang mencakup pembangunan JDU dan reservoir di Kabupaten Wonogiri, sudah melayani 8.000 sambungan rumah (SR) dan dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya dengan progres 92,89%.
Segmen-segmen berikutnya juga sedang dalam tahap konstruksi, termasuk JDU Segmen 2 yang melayani 4.000 SR di Wonogiri dan JDU Segmen 3 serta 4 yang akan melayani lebih dari 50.000 SR di Sukoharjo, Surakarta, dan Karanganyar.
Pembangunan SPAM Wosusokas ini didukung dengan sumber air baku dari Waduk Gajahmungkur yang disalurkan melalui Intake Silo. Sumber air ini sebelumnya telah dikerjakan oleh Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU antara tahun 2016-2018, dan kini dikelola oleh PT Tirta Utama Jawa Tengah (Perseroda).
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?
Dewas Periksa Dua Penyidik terkait Bobby Nasution, Begini Respons KPK
Dewas Periksa Dua Penyidik KPK terkait Bobby Nasution Hari Ini
KPK Gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta, Usung Tema 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi'

Komentar